Tuesday, July 21, 2020

wuwuhan kelas 9


BTQ 9 : MEMBACA AL QURAN (PERTEMUAN 1)

Langkah pembelajaran materi ini:
  1. Berdoalah terlebih dahulu
  2. Perhatikan teks surat al Ghosiyah di bawah ini,  kemudian bacalah. 
  3. Rekamlah bacaan terbaik kamu kemudian uploadlah melalui link ini: upload rekaman




Monday, July 20, 2020

BTQ 8 : Adab membaca al quran


Adab Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an tentu memiliki adab. Karena yang dibaca adalah kalamullah (firman Allah), bukan koran, bukan perkataan makhluk. Di bulan Ramadhan apalagi, adab ini mesti diperhatikan. Karena intensitas berinteraksi dengan Al-Qur’an sangat tinggi di bulan Ramadhan. Dikarenakan para ulama biasa menyembut Ramadhan dengan bulan Al-Qur’an.
Beberapa adab penting yang perlu diperhatikan dalam membaca Al-Qur’an:
1-     Hendaklah yang membaca Al-Qur’an berniat ikhlas, mengharapkan ridha Allah, bukan berniat ingin cari dunia atau cari pujian.
2-     Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan mulut yang bersih. Bau mulut tersebut bisa dibersihkan dengan siwak atau bahan semisalnya.
3-     Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan suci. Namun jika membacanya dalam keadaan berhadats dibolehkan berdasarkan kesepatakan para ulama.
Catatan: Ini berkaitan dengan masalah membaca, namun untuk menyentuh Al-Qur’an dipersyaratkan harus suci. Dalil yang mendukung hal ini adalah:
عَنْ أَبِى بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَتَبَ إِلَى أَهْلِ الْيَمَنِ كِتَابًا فَكَانَ فِيهِ لاَ يَمَسُّ الْقُرْآنَ إِلاَّ طَاهِرٌ
Dari Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm dari ayahnya dari kakeknya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis surat untuk penduduk Yaman yang isinya, “Tidak boleh menyentuh Al-Qur’an melainkan orang yang suci”. (HR. Daruquthni no. 449. Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’ no. 122).
4- Mengambil tempat yang bersih untuk membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, para ulama sangat anjurkan membaca Al-Qur’an di masjid. Di samping masjid adalah tempat yang bersih dan dimuliakan, juga ketika itu dapat meraih fadhilah i’tikaf.
Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Hendaklah setiap orang yang duduk di masjid berniat i’tikaf baik untuk waktu yang lama atau hanya sesaat. Bahkan sudah sepatutnya sejak masuk masjid tersebut sudah berniat untuk i’tikaf. Adab seperti ini sudah sepatutnya diperhatikan dan disebarkan, apalagi pada anak-anak dan orang awam (yang belum paham). Karena mengamalkan seperti itu sudah semakin langka.” (At-Tibyan, hlm. 83).
5- Menghadap kiblat ketika membaca Al-Qur’an. Duduk ketika itu dalam keadaan sakinah dan penuh ketenangan.
6- Memulai membaca Al-Qur’an dengan membaca ta’awudz. Bacaan ta’awudz menurut jumhur (mayoritas ulama) adalah “a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”. Membaca ta’awudz ini dihukumi sunnah, bukan wajib.
Perintah untuk membaca ta’awudz di sini disebutkan dalam ayat,
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)
7- Membaca “bismillahir rahmanir rahim” di setiap awal surat selain surat Bara’ah (surat At-Taubah).
Catatan: Memulai pertengahan surat cukup dengan ta’awudz tanpa bismillahir rahmanir rahim.
8- Hendaknya ketika membaca Al-Qur’an dalam keadaan khusyu’ dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) setiap ayat yang dibaca.
Perintah untuk mentadabburi Al-Qur’an disebutkan dalam ayat,
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)
Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Hadits yang membicarakan tentang perintah untuk tadabbur banyak sekali. Perkataan ulama salaf pun amat banyak tentang anjuran tersebut. Ada cerita bahwa sekelompok ulama teladan (ulama salaf) yang hanya membaca satu ayat yang terus diulang-ulang dan direnungkan di waktu malam hingga datang Shubuh. Bahkan ada yang membaca Al-Qur’an karena saking mentadabburinya hingga pingsan. Lebih dari itu, ada di antara ulama yang sampai meninggal dunia ketika mentadabburi Al-Qur’an.” (At-Tibyan, hlm. 86)
Diceritakan oleh Imam Nawawi, dari Bahz bin Hakim, bahwasanya Zararah bin Aufa, seorang ulama terkemuka di kalangan tabi’in, ia pernah menjadi imam untuk mereka ketika shalat Shubuh. Zararah membaca surat hingga sampai pada ayat,
فَإِذَا نُقِرَ فِي النَّاقُورِ (8) فَذَلِكَ يَوْمَئِذٍ يَوْمٌ عَسِيرٌ (9)
Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit.” (QS. Al-Mudattsir: 8-9). Ketika itu Zararah tersungkur lantas meninggal dunia. Bahz menyatakan bahwa ia menjadi di antara orang yang memikul jenazahnya. (At-Tibyan, hlm. 87)
Ingat nasihat Ibrahim Al-Khawwash bahwa tombo ati (obat hati) ada lima:
·         Membaca Al-Qur’an disertai tadabbur (perenungan)
·         Perut kosong (rajin puasa)
·         Rajin qiyamul lail (shalat malam)
·         Merendahkan diri di waktu sahur
·         Duduk dengan orang-orang shalih.

Thursday, July 16, 2020

Expression of Offering Help 1

Expression of Offering Help 1

Ungkapan Tawaran Bantuan

 

3.27. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menawarkan jasa, serta menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya. Perhatikan unsur kebahasaan May I help you? What can I do for you? What if ...?)

4.27 Menyusun teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sederhana yang melibatkan tindakan menawarkan jasa, dan menanggapinya dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

 

Indikator

3.27.1. Menyebutkan ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk menawarkan jasa (offering help).

3.27.2. Menyebutkan ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk merespon tawaran jasa.

3.27.3. Memberi informasi yang terkandung dalam teks tawaran jasa (offering help).

4.27.1. Menyusun dialog tentang tawaran jasa.

 

Tujuan pembelajaran

Setelah diberi contoh expression of offering help dalam bentuk dialog berikut responsnya, pada akhir pembelajaran diharapkan siswa dapat:

1.    Mengidentifikasi expression of offering help dalam dialog terstruktur (Pertemuan 1)

2.    Menentukan pilihan jawaban yang benar tentang expression of offering help atau responsnya dari sejumlah pilihan lainnya yang salah (Pertemuan 1)

3.    Mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan expression of offering help setelah diberi contoh-contohnya (Pertemuan 2)

4.    Menyusun kata menjadi kalimat terstruktur terkait expression of offering help (Pertemuan 2)

5.    Menyusun kalimat menjadi dialog terstruktur terkait expression of offering help (Pertemuan 2)

 

Pendahuluan

Ketika ingin membantu seseorang, bagaimana kamu ngomongnya dalam bahasa Inggris? Seperti apa expression/ ungkapan tersebut, serta bagaimana pula cara menjawabnya? Adalah umum bagi penutur bahasa Inggris untuk memberi tawaran bantuan ketika berinteraksi dengan orang lain.


Pengertian

Expression of Offering Help adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menawarkan bantuan kepada orang lain. Umumnya kalimat yang digunakan berupa kalimat yang menggunakan modal (kata kerja bantu). Modal yang sering digunakan dalam ungkapan ini adalah can, may dan would.

Expression                               = ungkapan

Offering (dari kata ‘offer’)     = tawaran

Help                                        = bantuan/ pertolongan

 

Contoh 1:

A: Can I help you? (Bisa saya bantu?)

B: Sure. I can’t lift the table alone. Please help me. (Tentu. Saya nggak bisa mengangkat meja meja itu sendirian. Tolong bantu saya) 

Contoh 2)

A: Hi, sir. It looks like you need a hand in moving these things. May I offer you my assistance? (Hai, pak. Kelihatannya kamu membutuhkan bantuan memindahkan barang-barang ini. Bolehkah saya tawari bantuan?)

B: Certainly. You’d be a great help. Thanks! (Tentu. Anda akan sangat membantu. Terimakasih!)

Contoh 3)

A: Would you like me to help you cook? (Apakah kamu ingin aku membantu memasak?)

B: Yes, please. Cut these potatoes into small dices. (Ya. Potong kentang ini menjadi bentuk dadu kecil.)

Contoh 4)

A: Do you need any help in your research? (Apakah kamu membutuhkan bantuan dalam risetmu?)

B: No, you don’t need to. (Tidak perlu.) 

Dalam contoh dialog di atas, teks yang tercetak tebal adalah yang dinamakan expression of offering help. Bagaimana, sudah paham, kan? Jangan cuma dihapalkan, tapi sambil dicoba dipraktikkan agar kalian tahu manfaatnya. Are you ready?

Sekarang, pelajari tiga contoh dialog berikut. Coba temukan yang mana: 1)  expression of offering help dan yang mana pula 2) expression of responding the offering help. Cukup simpan jawabanmu dalam imajinasimu


A.    Find (temukan) the expression of offering help and the responds

1)      Staff    : Excuse me ma’am, could I help you with your bags?

Guest  : That would be great, thanks.

 

2)      Tom    : You look so busy, Anna. What are you doing?

      Anna   : Yeah, as you can see, Tom. I am moving the things from my bedroom.

      Tom    : Would you like some help, Anna? I’m free. Maybe I can help you with those

  heavy things. 

      Anna   : Oh, that’s very kind of you, Tom. Thanks. I need to move my desk.

      Tom    : Alright, let’s do it then.

      Anna   : Okay Tom.

 

3)      OB      : Pardon me sir, but if you like you could use some help with those packages.

      Guest  : I’m sure I could, thanks.

Bagaimana, bisa menemukannya?

Ringkasan materi expression of offering help

Dalam contoh May I help you? (kolom kiri atas), ungkapan ini merupakan salah satu contoh cara menawari bantuan pada seseorang. Yes, please (kolom tengah) adalah salah satu contoh cara menerima tawaran. Sementara No, thank you (kolom kanan atas) adalah salah satu contoh cara menolak (tidak mau menerima) tawaran.

Agar lebih komplit, berikut video pembelajaran tentang expression of offering help, klik: