Kompetensi Dasar
3.3 Membandingkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
beberapa teks naratif lisan
dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait fairy tales,
pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.3 Menangkap
makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan teks naratif, lisan dan tulis, sangat pendek dan
sederhana, terkait fairy tales memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks
Tujuan Pembelajaran
Setelah diberi uraian:
1) pengertian dan contoh-contoh kalimat deklaratif;
2) pengertian dan contoh-contoh kalimat interogatif,
diharapkan siswa dapat mengidentifikasi unsur kebahasaan narrative text:
- Kalimat deklaratif dan interogatif
- Frasa adverbia: a long time, ago, once upon a time,
in the end, happily ever after
- Singular Noun dan Plural Noun, dengan atau tanpa a, the,
this, those, my, their, dsb.
Materi (Pertemuan 2):
- Kalimat deklaratif dan interogatif dalam simple past tense
- Frasa adverbia: a long time, ago, once upon a time,
in the end, happily ever after
- ‘Kata benda tunggal’ dan ‘Kata benda jamak’ dengan atau tanpa a, the,
this, those, my, their, dsb.
Kalimat Deklaratif & Interogatif dalam Narrative Text
Sebelum diuraikan materi kali ini, kamu juga bisa memanfaatkan LKSmu hal. 7 – 18 (Chapter 1: The Golden Slug) untuk menunjang wawasanmu terkait pokok bahasan ini.
Pada pertemuan sebelumnya kita telah mempelajari “Past Tense dalam Narrative Text”. Materi tersebut perlu dipelajari lebih dulu karena kalimat dalam bentuk ini (past tense) yang dominan dalam narrative text. Bagi kalian yang belum memahami apa itu past tense—dan tentu juga verb 2, sebaiknya pelajari materi itu terlebih dulu sebelum melangkah ke materi yang sekarang. Link Simple Past tense: https://www.youtube.com/watch?v=CApPEgntWag
A. Apa kalimat deklaratif itu?
|
Kalimat Deklaratif/ Kalimat Statement (Pernyataan) |
|
Declarative sentence/ kalimat deklaratif, disebut juga statement atau dalam bahasa Indonesia kalimat pernyataan. Lebih jelas lagi adalah kalimat positif. Kalimat deklaratif isinya memberikan informasi. Kalimat ini di akhir kalimatnya ditandai dengan titik/ period. Sebelum membuat contoh declarative sentence mari kita pastikan bahwa declarative sentence yang kita pelajari adalah yang berjenis simple past tense (karena ada juga declarative sentence jenis simple present tense, misalnya). SIMPLE PAST TENSE adalah tense (jenis waktu) yang digunakan untuk menyatakan aktivitas yang SUDAH dilakukan dan sudah SELESAI. Struktur kalimat
simple past tense adalah*): (+) Subject + Verb-2 …
(Kalimat Deklaratif) (-) Subject + did not + Verb 1 … (Kalimat Negatif) (?) Did + Subject + Verb 1 … (Kalimat Interogatif) *) Yang distabilo adalah fokus perubahan bentuk (+), (-) dan (?)nya. Lihat 15 contoh kalimat simple past tense di bawah. Keterangan
waktu (adverb) yang biasanya digunakan simple past tense adalah: - yesterday - a week ago, two
days ago, … ago - last week, last
month, last year, last … - this morning Contoh
kalimat Simple Past Tense bentuk (+), (-), (?) [Yang distabilo adalah fokus bentuk (+), (-) dan (?)nya] A. Declarative
sentence/ kalimat pernyataan/ kalimat positif: 1.
I went to Jogjakarta with my friends last week. (Saya pergi ke Jogjakarta bersama
teman- teman saya minggu lalu. 2.
Dion won the speech contest in his school two days
ago. (Dion
memenangkan kontes pidato di sekolahnya dua hari yang lalu) 3.
Sinta and Sindi were at the school library
yesterday afternoon. (Sinta dan
Sindi berada di perpustakaan sekolah kemarin siang) 4.
He sent a letter to his friends last
Sunday. (Dia mengirim
sebuah surat kepada temannya Minggu lalu) 5.
My mother cooked fried rice for
my birthday party last month. (Ibu saya
memasak nasi goreng untuk pesta ulang tahun saya bulan lalu) B. Negative
sentence/ kalimat negatif: 6.
Our futsal team did not join the
futsal tournament because we didn’t have enough money. (Tim futsal
kami tidak mengikuti turnamen futsal karena kami tidak memiliki cukup uang) 7.
Karina did not get what she expected from
the seminar last week. (Karina tidak
mendapat apa yang dia harapkan dari seminar minggu lalu) 8. He did not come to school yesterday because he was sick. (Dia tidak datang ke sekolah kemarin karena dia
sakit) 9. You did not pay the tax last year. (Kamu
tidak membayar pajak tahun lalu) 10. I was not at home when he came last night. (Saya tidak berada di rumah ketika kamu datang
tadi malam) C.
Interrogative sentence/ kalimat
interogatif/ kalimat tanya:
11. What did you buy last Sunday? (Apakah yang kamu beli Minggu lalu?) 12. Were
you at Andi’s house yesterday? (Apakah kamu berada di rumah Andi kemarin?) 13. Where Did Doni go last week? (Kemana Doni pergi minggu lalu?) 14. Did
they do the Math exam two days ago? (Apakah mereka mengerjakan ulangan Matematika dua
hari yang lalu?) 15. Was
she fat? (Apakah dia dulu gemuk?) |
Coba perhatikan
contoh Narrative Text yang pernah kita pelajari. Coba temukan, mana yang kalimat deklaratif? Adakah kalimat negatif? Kalimat interogatif?
|
On Friday, the children talked about a day
out together in the country. The next morning, they went to the country with their two dogs
and played together. Ben and Dave had some kites. Sometime later the dogs were not there.
So they called them and looked for them in the forest. After half an hour the children
found them and took them back. Charlie was very happy to see them again. At lunch
time Nick went to the bikes and fetched the basket with some meat sandwiches.
Then they played football. Nick
and Dave won. In the evening they rode home. |
Dalam contoh di
atas, yang muncul (stabilo
biru) adalah kalimat deklaratif atau kalimat positif, meskipun
sebenarnya masih ada lagi yang lain. Yang berstabilo pink adalah kalimat negatif. Artinya,
jika kalian bisa memahami kalimat deklaratif dan kalimat interogatif—jenis Past
Tense, sama artinya kalian akan mudah memahami salah satu ciri narrative text.
B. Lalu apa kalimat interrogative/ kalimat tanya itu?
Dengan membandingkan contoh-contoh dalam box di atas, perhatikan kalimat interrogatif dalam box di bawah ini.
|
Once upon time, a man had a wonderful parrot. There was no other parrot like it. The parrot could say every word, except one word. The parrot would not say the name of the place where it was born. The name of the place was Catano. The man felt excited having the smartest parrot but he could not understand why the parrot would not say "Catano". The man tried to teach the bird to say Catano however the bird kept not saying the word. At the first, the man was
very nice to the bird but then he got very angry. “You stupid bird!” pointed
the man to the parrot. “Why
can’t you say the word? Say Catano! Or I will kill you” the man said
angrily. Although he tried hard to teach, the parrot would not say it. Then
the man got so angry and shouted to the bird over and over; “Say Catano or
I’ll kill you”. The bird kept not to say the word of Catano. |
Perhatikan teks
yang distabilo abu-abu di atas: “Why can’t you say the word?” Kalimat ini adalah kalimat interogatif/
kalimat tanya. Ia senantiasa diakhiri dengan tanda tanya. Lihat, dari
tiga paragraf tersebut ternyata hanya ada satu kalimat interogatif/ kalimat
tanya. Adakah yang lain menurutmu? Bagaimana, sudah
paham, kan?
C. Frase adverbia (adverb phrase) itu apa?
Frase adverbia/ frase kata keterangan (adverb phrase) adalah satu atau sekelompok kata yang berfungsi sebagai kata keterangan dalam sebuah kalimat. Misal: a long time, ago, once upon a time, in the end, happily ever after
|
a long time = dahulu kala ago = yang lalu once upon a time = pada suatu saat in
the end = pada
akhirnya happily ever
after = bahagia selamanya |
Ada banyak jenis adverb phrase, yang dibahas di sini yang jenis
linking (penghubung). Jenis ini
digunakan untuk memberikan informasi tentang hubungan antara klausa-klausa dan
kalimat-kalimat.
Contohnya:
· It rained very heavily this month. Therefore, many places were covered by flood.
Tentu, adverb phrase tidak hanya itu. Ada sejumlah adverb phrase yang lain. Silakan pelajari lebih lanjut, misalnya melalui link: https://bahasainggris.pro/phrase/adverb-phrase
Tugas:
Temukan kalimat deklaratif/ kalimat positif atau kalimat interogatif (kalimat tanya) di bawah ini.
|
Fox and A Cat One day, a cat and a fox were having a conversation. The fox, who was a conceited creature, boasted how clever she was. “Why, I know at least a hundred tricks to get away from our mutual enemies, the dogs,” she said. “I know only one trick to get away from dogs,” said the cat. “You should teach me some of yours!” “Well, maybe someday, when I have the time, I may teach you a few of the simpler ones,” replied the fox relax. Just then they heard the barking of a pack of dogs in the distance. The barking grew louder and louder – the dogs were coming in their direction! At once the cat ran to the nearest tree and climbed into its branches, well out of reach of any dog. “This is the trick I told you about, the only one I know”, said the cat. “Which one of your hundred tricks are you going to use?” The fox sat silently under the tree, wondering which trick she should use. Before she could make up her mind, the dogs arrived. They fell upon the fox and tore her to pieces. Moral: A single plan that works is better than a hundred doubtful plans. Rubah dan Seekor Kucing Suatu hari,
kucing dan rubah sedang mengobrol dengan asiknya. Rubah adalah makhluk yang
sombong, membual tentang betapa pintarnya dia. “Kenapa, setidaknya aku tahu
seratus trik untuk menjauhi musuh kita bersama, yaitu anjing”, katanya. “Saya hanya
tahu satu trik untuk menjauh dari anjing”, kata si kucing. “Kamu harus
mengajariku beberapa trikmu!” “Baiklah,
mungkin suatu hari nanti, ketika aku punya waktu, aku bisa mengajarimu
beberapa trik yang sederhana,” jawab si rubah dengan santai. Sesaat
kemudian, mereka mendengar gonggongan sekawanan anjing dari kejauhan,
gonggongan tersebut semakin keras, anjing pun datang menuju ke arah mereka!
Seketika si kucing berlari ke pohon yang paling dekat dan kemudian naik ke
cabang-cabangnya, dan di luar jangkauan anjing. “Ini adalah trik yang aku
katakan tadi, satu-satunya yang aku tahu,” kata si kucing. “Mana salah satu
dari seratus trikmu yang akan kamu gunakan?” Rubah pun
duduk diam di bawah pohon, membayangkan trik apa yang harus dia lakukan.
Sebelum dia bisa mengambil keputusan, kemudian anjing tiba dan menyergap
rubah serta mencabik-cabiknya. Pesan Moral: Satu
rencana yang dilakukan akan lebih baik daripada seratus rencana yang masih
diragukan. |
1)
Paragraf
1 baris 1 (One day, a cat and a
fox were having a conversation) yang muncul
adalah…
2)
Paragraf
2 baris 1 “I know only one trick
to get away from dogs,” said the cat.)
yang muncul adalah…
3)
Paragraf
3 baris 1 (Just then they heard
the barking of a pack of dogs in the distance.)
yang muncul adalah…
4)
Paragraf
4 baris 2-3 (At once the cat ran to
the nearest tree and climbed into its branches)
yang muncul adalah…
5)
Paragraf
4 baris 4-5 (“Which one of your
hundred tricks are you going to use?”)
yang muncul adalah…
6)
Paragraf
5 baris 1 (The fox sat silently
under the tree) yang muncul
adalah…
7)
Paragraf
5 baris 1-2 (Before she could make
up her mind, the dogs arrived.) yang muncul
adalah…
8)
Paragraf
5 baris 2-3 (They fell upon the fox
and tore her to pieces.) yang muncul
adalah…
9)
Paragraf
1 baris 1 (One day, a cat and a
fox were having a conversation.) adverb phrase yang
muncul adalah…
10)
Paragraf
4 baris 1 (Just then they heard
the barking of a pack of dogs in the distance.) adverb
phrase yang muncul adalah…
D. Lalu apa pula itu Singular Noun (‘kata benda tunggal’ ) dan Plural Noun (‘kata benda jamak’)?
Kata benda dalam Bahasa Inggris disebut ‘noun’. Noun menurut bentuknya dibedakan menjadi singular dan plural. Singular nouns berarti kata benda tunggal, sedangkan plural nouns berarti kata benda jamak/ lebih dari satu. Penjelasannya (karena bisa sangat panjang) silakan buka, misalnya, dari link berikut: https://kelasbahasainggris.com/penjelasan-lengkap-singular-dan-plural-nouns .
Atau yang
berbasis Youtube, misalnya link: https://www.youtube.com/watch?v=FQjJJCIAZrU
Penggunaan Article
(Kata sandang): A, An dan The
A (sebuah)
digunakan:
1. Sebelum kata benda (noun) yang berawal huruf mati/ konsonan à a cat, a bike, a mango,
dll.
2. Sebelum kata benda (noun)
yang berawal huruf hidup/ vokal tapi terbaca
mati/ konsonan à a unit, a university,
dll.
3. Sebelum kata sifat
(adjectives) yang berawal huruf mati/ konsonan à young (muda), tall (tinggi),
dll.
·
A cat : seekor kucing
·
A young cat:
seekor anak kucing muda
An (sebuah)
digunakan:
1.
Sebelum kata benda (noun) yang berawal huruf
hidup/ vokal à an orange, an apple, an egg, dll.
2.
Sebelum kata benda (noun) yang berawal huruf
mati/ konsonan tapi terbaca hidup/
vokal à an hour
3.
Sebelum kata sifat (adjectives) yang berawal
huruf hidup/ vokal à an antique,
an oval, dll.
·
An egg
: sebutir telur; tapi menjadi à A little egg
·
An hourglass : sebuah
jam pasir/ jam kaca; tapi menjadi à A big hourglass
·
An antique necklace :
sebuah kalung yang antik.
The (…, itu,
tersebut) digunakan:
Sebelum kata benda (noun)—baik tunggal atau jamak, yang menunjukkan benda, orang, atau ide/ gagasan yang sudah jelas (definite article).
Contoh dalam teks:
Banana is good for our health. I usually eat a
banana every morning. The banana I eat is ripe and yellow. My mother
puts the banana on a table, near my dish.
(Pisang baik bagi kesehatan kita. Makanya, aku biasanya makan sebuah
pisang setiap pagi. Pisang yang aku makan sudah masak dan berwarna kuning.
Ibuku menaruhnya di atas meja, dekat piringku).
There are a dog and a cat. The dog chases the
cat. However, the cat comes into a house. In the house, the cat sees a mouse. Then, it chases the mouse. The mouse runs into a hole. The hole is too small, so the cat
cannot catch the mouse.
(Ada seekor anjing dan seekor kucing. Sang
anjing mengejar si kucing. Tetapi, kucingnya masuk ke dalam sebuah rumah. Di
rumah tersebut, sang kucing melihat seekor tikus. Kemudian, ia mengejar tikus
tersebut. Tikusnya berlari memasuki sebuah lubang. Lubangnya terlalu kecil,
sehingga sang kucing tak bisa menangkapnya)
Penggunaan Demonstrative Adjectives/ Kata Penunjuk
Pelajari gambar di atas. Pikirkan, jawabannya adalah di bawah ini. Cari tahu, mengapa?