PETEMUAN 2
Recount Text
Declarative Sentences in Recount Text
Kompetensi Dasar
3.3 Membandingkan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan beberapa teks personal recount
lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait pengalaman pribadi
di waktu lampau, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya
4.3.1 Menangkap makna
secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan teks recount lisan dan tulis,
sangat pendek dan sederhana, terkait pengalaman pribadi di waktu lampau
(personal recount)
Tujuan Pembelajaran
Setelah diberi uraian:
1) contoh-contoh kalimat
deklaratif;
2) contoh-contoh kalimat beradverbia (sequencers)
diharapkan siswa dapat mengidentifikasi kalimat deklaratif
dan sequencers dalam recount text.
Materi (Pertemuan 2):
1)
Kalimat deklaratif dalam recount text
2)
Sequencer (keterangan penghubung waktu) first, then,
after that, before, at last, finally, dll.
Kalimat Deklaratif dalam Recount Text
Pada pertemuan sebelumnya
kita telah mempelajari “Verb 2 dalam recount text”. Materi tersebut perlu
dipelajari dulu karena verb 2—yang selalu digunakan dalam simple past tense,
sering muncul dalam recount teks. Bagi kalian
yang belum memahami apa itu verb 2, sebaiknya pelajari materi itu dulu sebelum
melangkah ke materi yang sekarang.
Mengapa kalimat ini (kalimat deklaratif) penting dipelajari ketika belajar Recount Text? Sebab:
-
Recount Text yang sering menggunakan Simple Past tense banyak berjenis kalimat deklaratif. Kalimat deklaratif juga disebut kalimat positif (+).
- Makanya, jenis kalimat ini perlu dipelajari secara khusus ketika belajar Recount Text.
Sebenarnya, kalimat deklaratif tidak hanya muncul dalam bentuk Simple Past
Tense, tapi juga dalam bentuk tense
lainnya.
A.
Apa Kalimat Deklaratif
itu?
|
o Kalimat Deklaratif/
Kalimat Statement (Pernyataan)/ Kalimat positif
|
|
Declarative sentence disebut juga statement atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pernyataan. Lebih jelas lagi adalah kalimat yang jenisnya (+). Kalimat ini isinya memberikan informasi. Declarative sentence diakhiri dengan titik/ period. Sebelum membuat contoh declarative sentences, mari kita belajar mengenai tense yang akan digunakan dalam kalimat simple past tense. SIMPLE PAST TENSE adalah tense (bentuk waktu) yang digunakan untuk menyatakan aktivitas yang SUDAH dilakukan dan sudah SELESAI. Untuk membentuk simple past tense
adalah sebagai berikut*): (+) Subject + Verb-2
(Kalimat Deklaratif) (-) Subject + did not + Verb 1 (Kalimat Negatif) (?) Did + Subject + Verb 1 (Kalimat Interogatif) *) Yang distabilo adalah fokus perubahan bentuk (+), (-) dan (?)nya. Lihat 15 contoh kalimat simple past tense di bawah. Keterangan waktu yang biasanya mengikuti
simple past tense adalah: - yesterday - a week ago, two days ago, … ago - last week, last month, last
year, last … - this morning
Contoh
kalimat Simple Past Tense (+), (-), (?) [Yang distabilo adalah fokus bentuk (+), (-) dan (?)nya] Kalimat positif: 1.
I went to Jogjakarta with my friends last week. (Saya pergi ke Jogjakarta bersama teman- teman saya
minggu lalu. 2.
Dion won the speech contest in his school two days
ago. (Dion memenangkan kontes pidato di
sekolahnya dua hari yang lalu) 3.
Sinta and Sindi were at the school library
yesterday afternoon. (Sinta dan Sindi berada di
perpustakaan sekolah kemarin siang) 4.
He sent a letter to his friends last
Sunday. (Dia mengirim sebuah surat kepada
temannya Minggu lalu) 5.
My mother cooked fried rice for
my birthday party last month. (Ibu saya memasak nasi goreng untuk pesta ulang tahun saya bulan lalu) Kalimat negatif: 6.
Our futsal team did not join the futsal
tournament because we didn’t have enough money. (Tim futsal kami tidak mengikuti
turnamen futsal karena kami tidak memiliki cukup uang) 7.
Karina did not get what she expected from the
seminar last week. (Karina tidak mendapat apa yang dia
harapkan dari seminar minggu lalu) 8. He did not come to school yesterday because he was sick. (Dia tidak datang ke sekolah kemarin karena dia
sakit) 9. You did not pay the tax last year. (Kamu
tidak membayar pajak tahun lalu) 10. I was not at home when he came last night. (Saya tidak berada di rumah ketika kamu datang tadi malam) Kalimat
interogatif:
11. What did you buy last Sunday? (Apakah yang kamu beli Minggu lalu?) 12. Were you at Andi’s house yesterday? (Apakah kamu berada di rumah Andi kemarin?) 13. Where Did Doni go last week? (Kemana Doni pergi minggu lalu?) 14. Did they do the Math exam two days ago? (Apakah mereka mengerjakan ulangan Matematika dua
hari yang lalu?) 15. Was she fat? (Apakah dia dulu gemuk?) |
Coba perhatikan
contoh Recount Text yang pernah kita pelajari berikut. Temukan, mana yang kalimat deklaratif? Adakah juga kalimat negatif? Kalimat interogatif
dalam teks tersebut?
|
We had dinner at a seafood restaurant. Anna ate a bowl of fish soup while I enjoyed my grilled salmon and
green mussels. The
taste was fantastic yet we knew that we were satisfyingly full. On our way back to the
hotel, we bought some
traditional snacks from Bandung. Our last day came that fast. We packed our things in the very
morning and took the last trip to Farm House. After taking pictures, we moved
to another place where we bought more traditional snacks and souvenirs for
our family members back home. At approximately P.M, we returned the motorbike
and went home by bus. Since
we arrived at 12 P.M, Anna decided to sleepover at my house. We still talked
about our fun times in Bandung and shared pictures. We really wanted to go
there next time. Bandung was amazing after all! |
Dalam contoh di
paragraph 1 atas, kebetulan yang muncul semuanya adalah kalimat deklaratif. Dan
memang kalimat itulah biasanya yang muncul dalam Recount Text—dimana Simple
Past Tense digunakan.
Berdasarkan
predikatnya, kalimat deklaratif dikelompokkan menjadi kalimat deklaratif verbal dan kalimat deklaratif nominal.
Lihat contoh berikut. Yang distabilo hijau adalah predikat masing-masing
kalimatnya.
Predikat kalimat
deklaratif (sebelah kiri) adalah verb/ kata kerja (lihat: had, ate, enjoyed,
bought) makanya disebut kalimat deklaratif verbal. Sedangkan predikat kalimat
deklaratif (sebelah kanan) adalah kalimat deklaratif nominal (lihat: was,
were), makanya disebut kalimat deklaratif nominal
|
Kalimat
deklaratif verbal |
Kalimat
deklaratif nominal
|
|
1.
We had dinner at a
seafood restaurant. 2.
Anna ate a
bowl of fish soup 3.
I enjoyed my grilled salmon and green mussels. 4.
We bought some traditional snacks from Bandung |
1.
The taste was fantastic 2.
We were satisfyingly full
|
Bagaimana, sudah
paham, kan, apa itu kalimat deklaratif verbal dan kalimat deklaratif nominal?
Apa perbedaannya?
Tugas A:
Temukan kalimat
deklaratif verbal dan deklaratif nominal di bawah ini
|
My First Experience Orientation (Pembukaan) At that time, I was 17 years old. I asked my father to give me
a gift which is a motorcycle. However, my wish was rejected by my father
because I was still an adult. Then, I asked my father to teach me to ride a
motorcycle. Initially, my father refused my request and promised to teach me
next year, but I sulked. Waktu itu, usiaku sudah memasuki 17 tahun. Aku meminta ayah untuk memberiku kado yaitu sepeda motor. Namun, keinginanku ditolak ayah karena aku masih belum dewasa. Lalu, aku meminta ayah untuk mengajariku mengendarai motor. Awalnya, ayah menolak permintaanku dan berjanji akan mengajariku tahun depan, tapi aku merajuk. Event
(Isi) Finally, my father taught me to
ride a motorcycle in a field near the house. Father gave instructions on how
to drive it. First, my father led me from behind and I was riding on my
father. Over time, I want to try it myself. I was happy and proud to be
riding a motorcycle. A few
days later, I tried to ride a motorcycle on the narrow street of my house. I
was nervous when there was another motorcycle in front of me. Unexpectedly,
my motorcycle hit the wall which made me fell from the motorbike. Akhirnya, ayah mau mengajariku mengendarai motor di lapangan
yang ada di dekat rumah. Ayah memberikan petunjuk bagaimana cara
mengendarainya. Pertama, ayah menuntunku dari belakang dan aku yang
membonceng ayah. Lama-kelamaan, aku ingin mencobanya sendiri. Aku senang dan
bangga bisa mengendarai motor. Beberapa hari kemudian, aku mencoba mengendarai motor di jalan rumahku yang sempit. Aku gugup ketika ada motor lain di depanku. Tidak disangka, motorku menabrak tembok yang membuatku jatuh dari motor. Re-orientation (Kesimpulan) I was afraid of being scolded when I got home. But the
reality, my father was very proud of me. I was also given advice to be calmer
in driving. Aku takut dimarahi ketika sampai di rumah. Tapi kenyataannya,
ayah sangat bangga kepadaku. Aku juga diberi nasihat agar lebih tenang dalam
berkendara.
|
|
https://www.nesabamedia.com/contoh-recount-text/#4_Contoh_Recount_Text_tentang_Pengalaman_Pribadi |
1)
Paragraf
1 baris 1 (I was 17 years old) yang muncul
adalah…
2)
Paragraf
1 baris 2 (I was still an adult) yang muncul
adalah…
3)
Paragraf
1 baris 3 (my father refused my
request)
yang muncul adalah…
4)
Paragraf
1 baris 4 (I sulked) yang muncul
adalah…
5)
Paragraf
2 baris 1 (my father taught me to
ride a motorcycle in a field near the house) yang muncul adalah…
6)
Paragraf
2 baris 2 (First, my father led
me from behind)
yang muncul adalah…
7)
Paragraf
2 baris 3 (I was happy and proud
to be riding a motorcycle) yang muncul adalah…
8)
Paragraf
3 baris 1 (I tried to ride a
motorcycle on the narrow street of my house) yang muncul adalah…
9)
Paragraf
3 baris 2 (there was another
motorcycle in front of me) yang muncul adalah…
10)
Paragraf
3 baris 2 (Unexpectedly, my
motorcycle hit the wall)
yang muncul adalah…
A.
Lalu apa Sequencer
itu?
Sequencer adalah Keterangan Penghubung Waktu, seperti:
-
First
(pertama)
-
Next (berikutnya)
-
Then
(kemudian)
-
After
that (setelah itu
-
Finally
(akhirnya)
-
dan
lain-lain
Sequencer digunakan ketika kita
berbicara tentang langkah-langkah atau urutan melakukan sesuatu. Misalnya kita
berbagi pengalaman (cerita) usai belajar naik motor. Tidak mungkin hanya dengan
berkata, “kumasukkan kunci motor, berangkat.” Terus selesai.
Contoh:
Last week, I learnt to ride motor bike. Father guided me
from backward. First, I rode motorbike. Next, I took the ignition
key and then switched
it on. After that,
it went on but not smoothly. Finally, the motorbike hit the fence.
Minggu lalu aku belajar naik motor. Ayah membimbingku dari
belakang. Pertama,
kunaiki motor. Berikutnya,
kuambil kunci kontak dan menyalakannya. Setelah itu motor berjalan tapi tidak lancar. Akhirnya, motor menabrak
pagar.
Contoh lainnya:
“First, I heard my alarm clock and I
woke up. Next, I had a shower. After that, I ate breakfast. Then I brushed my
teeth. And finally, I went for a walk.”
“Pertama, aku mendengar jam alarmku dan aku bangun.
Selanjutnya aku mandi. Setelah itu aku sarapan. Lalu aku menggosok gigi. Dan
akhirnya, aku pergi jalan-jalan.
Tentu, sequencer
tidak hanya yang lima di atas itu. Ada sejumlah sequencer lainnya. Silakan
pelajari lebih lanjut, misalnya melalui link: https://blog.ruangguru.com/bahasa-inggris-kelas-11-mengenal-sequence-conjunction
Tugas B:
Temukan yang
mana sequencer dalam teks berikut
|
My First Experience At that time, I was 17 years old. I asked my father to give me a gift which is a motorcycle. However, my wish was rejected by my father because I was still an adult. Then, I asked my father to teach me to ride a motorcycle. Initially, my father refused my request and promised to teach me next year, but I sulked. Finally, my father taught me to
ride a motorcycle in a field near the house. Father gave instructions on how
to drive it. First, my father led me from behind and I was riding on my
father. Over time, I want to try it myself. I was happy and proud to be
riding a motorcycle. A few days later, I tried to ride a motorcycle on the narrow street of my house. I was nervous when there was another motorcycle in front of me. Unexpectedly, my motorcycle hit the wall which made me fell from the motorbike. I was afraid of being scolded when I got home. But the
reality, my father was very proud of me. I was also given advice to be calmer
in driving. |
|
https://www.nesabamedia.com/contoh-recount-text/#4_Contoh_Recount_Text_tentang_Pengalaman_Pribadi |
1)
Paragraf
1 baris 1 (At that time, I was 17
years old)
sequencer yang muncul adalah…
2)
Paragraf
1 baris 2 (However, my wish was
rejected by my father)
sequencer yang muncul adalah…
3)
Paragraf
1 baris 3 (Initially, my father
refused my request)
sequencer yang muncul adalah…
4)
Paragraf
1 baris 4 (but I sulked) sequencer yang
muncul adalah…
5)
Paragraf
2 baris 1 (Finally, my father taught me to ride
a motorcycle in a field near the house) sequencer yang muncul adalah…
6)
Paragraf
2 baris 2 (First, my father led me from behind) sequencer yang
muncul adalah…
7)
Paragraf
2 baris 3 (I was happy and proud to be riding a
motorcycle)
sequencer yang muncul adalah…
8)
Paragraf
3 baris 1 (A few days later, I tried to ride a
motorcycle on the narrow street of my house) sequencer yang muncul adalah…
9)
Paragraf
3 baris 2 (there was another motorcycle in
front of me)
sequencer yang muncul adalah…
10)
Paragraf
3 baris 2 (Unexpectedly, my motorcycle hit the wall) sequencer yang
muncul adalah…
No comments:
Post a Comment